Pendidikan adalah suatu pembetukan karakter dengan didukung oleh suatu budaya. Karakter. Apa itu karakter?
Pendidikan karakter merupakan upaya dalam rangka
membangun karakter seseorang untuk menjadi lebih baik. Sebab, karakter dan
kepribadian seseorang sangat mudah untuk dibentuk.
Karakter juga dapat dimaknai dengan sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti
yang menjadi ciri seseorang.Ini bertujuan untuk menciptakan karakter seseorang
yang sudah mendekati titik terwujudnya jiwa seseorang. Namun, bisa diperjelas
pada upaya untuk mewujudkan kecerdasan spiritual, emosional, intelektual, dan
estetika.
Berkaitan dengan itu, dapat dilihat bahwa kualitas karakter seseorang sekarang
semakin menurun bahkan nyaris tidak terlihat kalau mereka sudah dididik untuk
mempunyai jiwa yang berkarakter baik. Keadaan lingkungan yang mempengaruhi hal
ini mungkin bisa membuat jiwa seseorang yang sudah berkarakter baik berubah. Apakah
itu tentang perilakunya, cara dia memandang oranglain, atau mungkin hal lain
yang berkaitan dengan hal itu.
Pendidikan juga tentu saja membutuhkan suatu kebudayaan yang dapat menjadi
wadah untuk membentuk karakter yang baik. Budaya diartikan sebagai keseluruhan sistem berpikir,
nilai, moral, norma, dan keyakinan manusia yang dihasilkan masyarakat. Sistem
berpikir, nilai, moral,norma, dan keyakinan itu adalah hasil dari interaksi
manusia dengan sesamanya dan lingkungan alamnya. Sistem berpikir, nilai, moral,
norma dan keyakinan itu digunakan dalam kehidupan manusia dan menghasilkan
sistem sosial, teknologi, seni, dan sebagainya.
Manusia sebagai makhluk sosial menjadi penghasil
sistem berpikir, nilai, moral, norma, dan keyakinan; akan tetapi juga dalam
interaksi dengan sesama manusia dan alam kehidupan, manusia diatur oleh sistem
berpikir, nilai, moral, norma, dan keyakinan yang telah dihasilkannya. Ketika kehidupan manusia terus berkembang, maka yang
berkembang sesungguhnya adalah sistem sosial, sistem ekonomi, sistem
kepercayaan, ilmu, teknologi, serta seni. Pendidikan merupakan upaya terencana
dalam mengembangkan potensi peserta didik, sehingga mereka memiliki sistem
berpikir, nilai, moral, dan keyakinan yang diwariskan masyarakatnya dan
mengembangkan warisan tersebut ke arah yang sesuai untuk kehidupan masa kini
dan masa mendatang.
Dan karena manusia hidup dalam ligkungan sosial dan budaya tertentu, maka
pengembangan karakter individu seseorang hanya dapat dilakukan dalam lingkungan
sosial dan budaya yang berangkutan. Artinya, pengembangan budaya dan karakter
bangsa hanya dapat dilakukan dalam suatu proses pendidikan yang tidak
melepaskan peserta didik dari lingkungan sosial,budaya masyarakat, dan budaya
bangsa. Jadi baik karakter maupun budaya, keduanya berperan
sangat penting dalam pendidikan. Mereka adalah peran utama untuk seseorang agar
dia dapat membentuk sikap dan pola pikirnya. Karena itu, mari kita membangun karakter yang baik!