Annisannisa
Uchihatachi Raitchannie Chanhowoo-Annisa Tristania Agustina

Wednesday, October 3, 2012

Pendidikan sebagai Budaya Bangsa

Pendidikan adalah suatu pembetukan karakter dengan didukung oleh suatu budaya. Karakter. Apa itu karakter?

Pendidikan karakter merupakan upaya dalam rangka membangun karakter seseorang untuk menjadi lebih baik. Sebab, karakter dan kepribadian seseorang sangat mudah untuk dibentuk.  Karakter juga dapat dimaknai dengan sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang menjadi ciri seseorang.Ini bertujuan untuk menciptakan karakter seseorang yang sudah mendekati titik terwujudnya jiwa seseorang. Namun, bisa diperjelas pada upaya untuk mewujudkan kecerdasan spiritual, emosional, intelektual, dan estetika.


Berkaitan dengan itu, dapat dilihat bahwa kualitas karakter seseorang sekarang semakin menurun bahkan nyaris tidak terlihat kalau mereka sudah dididik untuk mempunyai jiwa yang berkarakter baik. Keadaan lingkungan yang mempengaruhi hal ini mungkin bisa membuat jiwa seseorang yang sudah berkarakter baik berubah. Apakah itu tentang perilakunya, cara dia memandang oranglain, atau mungkin hal lain yang berkaitan dengan hal itu.


Pendidikan juga tentu saja membutuhkan suatu kebudayaan yang dapat menjadi wadah untuk membentuk karakter yang baik. Budaya diartikan sebagai keseluruhan sistem berpikir, nilai, moral, norma, dan keyakinan manusia yang dihasilkan masyarakat. Sistem berpikir, nilai, moral,norma, dan keyakinan itu adalah hasil dari interaksi manusia dengan sesamanya dan lingkungan alamnya. Sistem berpikir, nilai, moral, norma dan keyakinan itu digunakan dalam kehidupan manusia dan menghasilkan sistem sosial, teknologi, seni, dan sebagainya.


Manusia sebagai makhluk sosial menjadi penghasil sistem berpikir, nilai, moral, norma, dan keyakinan; akan tetapi juga dalam interaksi dengan sesama manusia dan alam kehidupan, manusia diatur oleh sistem berpikir, nilai, moral, norma, dan keyakinan yang telah dihasilkannya. Ketika kehidupan manusia terus berkembang, maka yang berkembang sesungguhnya adalah sistem sosial, sistem ekonomi, sistem kepercayaan, ilmu, teknologi, serta seni. Pendidikan merupakan upaya terencana dalam mengembangkan potensi peserta didik, sehingga mereka memiliki sistem berpikir, nilai, moral, dan keyakinan yang diwariskan masyarakatnya dan mengembangkan warisan tersebut ke arah yang sesuai untuk kehidupan masa kini dan masa mendatang.


Dan karena manusia hidup dalam ligkungan sosial dan budaya tertentu, maka pengembangan karakter individu seseorang hanya dapat dilakukan dalam lingkungan sosial dan budaya yang berangkutan. Artinya, pengembangan budaya dan karakter bangsa hanya dapat dilakukan dalam suatu proses pendidikan yang tidak melepaskan peserta didik dari lingkungan sosial,budaya masyarakat, dan budaya bangsa. Jadi baik karakter maupun budaya, keduanya berperan sangat penting dalam pendidikan. Mereka adalah peran utama untuk seseorang agar dia dapat membentuk sikap dan pola pikirnya. Karena itu, mari kita membangun karakter yang baik!